sekdes.com
Home > Opini > RUPA-RUPA LANGGAM PENGINGAT SAHUR

RUPA-RUPA LANGGAM PENGINGAT SAHUR

Bukan bulan puasa namanya kalau tidak meriah. Bayangkan, bulan puasa ini datang hanya sebulan dalam setahun. Membawa kabar gembira bagi umat islam bahwa semua amalannya dilipatgandakan.

Dalam sebuah riwayat diterangkan, meskipun agak spekulatif, pelipat gandaan pahala ini sebagai konpensasi dari usia umat muhammad yang relatif pendek dan kewajiban ibadah yang relatif ringan dibanding umat-umat sebelumnya. Karena itulah, bulan romadhon disambut gegap-gempita muslim seluruh dunia.

Pantas, jika penyambutan gegap gempita ini kemudian melahirkan keunikan-keunikan tersendiri karena keragaman tradisi, kebudayaan, dan preferensi prilaku.

Coba saja anda sempatkan untuk keluar dari kampungmu menjelang sahur. Maka kamu akan mendapati beraneka cara dan langgam orang membangunkan sahur yang tentu saja berbeda dengan di kampung anda.

Di surabaya misalnya langgam pengingat serta kalimat penggugah sahur sangat variatif. Beda kelurahan beda pula langgam dan kalimatnya. Di daerah tidar misalnya, anda akan mendengar langgam sahur yang bikin perut mules. Begini kira-kira bunyinya “Sahuur..sahuur..sampun jam 2.30. sahuur…sahur..sahuuuuuuuuuuuurrrrrrr…. sampe sisa tarikan nafas entek blas.

Di wilayah mojo lain lagi. anda akan mendengar penggugah sahur seperti mendengar siaran radio elviktor. Begini kira-kira gayanya “Sahuurr..sahuurr..sudah jam 3 ayo sahur. Jangan lodehe ndang di nget-ngeti, kuah karene ndang di panasi, sing duwe rawon ndang di tambahi kecap ben gak asin nemen. Engkok pas bar ngangeti sekitar 15 menit. Terus langsung sahuurrr…sahurrr….sahurrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr. pye….josss kan.

Yang paling bedebah ya sahur di kampung asliku. LanggamNYA gak jelas, iki Arab…Turky…India…opo Birmingham. Kalimatnya apalagi…waduh…bikin pengin nguncalke panci. Mosok penggugah sahur cuma bilang begini….sahuurr…sahurrr…sahuurrr..jeda..sahurrr..sahurrr…sahurrr. wis. ngono thok. Cuks gak sih. Saya tanya ke kakak saya yang kuliah di IAIN dulu, model penggugah sahur kayak gini itu model sahur madzah apa sih kak. Jawabnya, “Ini model KANG WAHAB”

Adinda Tyas… Penyunting buku Sesat Logika yang di terbitkan Hmi Fisip Unair

Gambar : newsteknos.com

Sekdes Media
Media Berita dan Opini | Media Informasi dan Berita | Mendekatkan pembaca dengan kabar aktual seputar seni, olah raga, kuliner, sospol.
Top
%d blogger menyukai ini: