sekdes.com
Home > Berita > Kebijakan Pelarangan Muslim Mulai Berdampak

Kebijakan Pelarangan Muslim Mulai Berdampak

Gambar:CNN.com




Reporter: Zainal Ahmad

Berlakunya keputusan eksekutif presiden AS Donald Trump tentang kebijakan pelarangan muslim dari tujuh negara untuk masuk ke AS mulai berdampak. Ratusan muslim dari beberapa negara yang masuk dalam daftar tersebut tertahan di bandara-bandara AS dan diluar negeri.

Presiden Trump menandatangani larangan masuk bagi warga dari tujuh negara mayoritas muslim, akhir pekan ini. Negara-negara tersebut adalah Suriah, Iran, Irak, Libya, Somalia, Sudan, dan Yaman. Larangan tersebut menurut Tramp, juga berlaku bagi para pengungsi. Pemberlakuan pembatasan itu berlaku 90 hari mendatang.

Trump sebelumnya telah mencoba menjelaskan kepada warga AS bahwa kebijakan tersebut bukan diperuntukkan untuk muslim. Ia memperjelas bahwa pelarangan tersebut dilakukan untuk mencegah masuknya teroris.

Departemen keamanan dalam negeri AS mencatat, sebanyak 375 wisatawan terkena dampak pemberlakuan kebijakan tersebut. Dari total jumlah tersebut, sebanyak 109 penumpang hanya singgah karena mereka tidak diperbolehkan untuk masuk AS, selebihnya 173 ditahan sebelum memasuki pesawat.

Dibandara John F. Kennedy New York, sebanyak 11 penumpang langsung ditahan begitu turun dari pesawat. Salah satunya seorang warga Irak, Hameed Khalid Darweesh. Padahal Ia telah bekerja dengan pemerintah AS setelah invasi AS ke Irak pada tahun 2003.

Selain Hameed, ada juga Haider Sameer Abdulkaleq Alshawi. Ia bekerja diperusahaan kontraktor AS di Irak dan hendak mengunjungi istri dan anaknya yang mengungsi di AS. Kedua warga Irak tersebut dilepaskan pada sore hari kedatangan.

Berbagai organisasi hak-hak sipil meradang setelah melihat dampak kebijakan pembatasan bagi muslim. Ratusan orang melakukan aksi unjuk rasa diberbagai bandara di AS, seperti di New York, New Jersey, Seattle, Chicago, Los Angeles, San Francisco, Atlanta, dan Washington.

Akhirnya Hakim di Brooklyn, New York, mengeluarkan izin tinggal darurat bagi warga dari tujuh negara Muslim dalam daftar yang sudah terlanjur tiba di AS dan memiliki visa yang sah. Pengadilan memutuskan, mereka tidak boleh dipulangkan secara paksa.

Putusan tersebut menyusul gugatan dari LSM Persatuan Kebebasan Sipil AS (UCLA). Kendati demikian putusan serupa yang juga dikeluarkan sejumlah hakim dibeberapa kota lain tak mencabut keputusan pembatasan pengunjung muslim. (dariberbagai sumber)

Sekdes Media
Media Berita dan Opini | Media Informasi dan Berita | Mendekatkan pembaca dengan kabar aktual seputar seni, olah raga, kuliner, sospol.
Top
%d blogger menyukai ini: